All for Joomla All for Webmasters

PETUNJUK APLIKASI ZPT RATU BIOGEN PADA PETERNAKAN & PERIKANAN

Comment are off

 

PETERNAKAN

Pada kesempatan ini kita akan berbagi panduan/petunjuk aplikasi “ZPT Ratu Biogen Pada Peternakan & Perikanan” agar Anda dapat memaksimalkan hasil sesuai kerja keras yang Anda jalani, dan dapat menikati hasil panen yang memuaskan. Kami akan menjelaskan secara rinci tentang tips & trik tentang perikanan.

Peternakan adalah kegiatan mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan tersebut. Pengertian peternakan tidak terbatas pada pemeliharaaan saja, memelihara dan peternakan perbedaannya terletak pada tujuan yang ditetapkan. Tujuan peternakan adalah mencari keuntungan dengan penerapan prinsip-prinsip manajemen pada faktor-faktor produksi yang telah dikombinasikan secara optimal.

Berdasarkan ukuran hewan ternak, bidang peternakan dapat dibagi atas dua golongan, yaitu peternakan hewan besar seperti sapi, kerbau dan kuda, sedang kelompok kedua yaitu peternakan hewan kecil seperti ayam, kelinci dan lain-lain. Berdasarkan jenisnya, ternak dibagi menjadi ruminansia dan nonruminansia.

Adapun jenis-jenis ternak diantaranya sapi, kerbau, sapi perah, domba, kambing, babi, kelinci, ayam, itik, mentok, puyuh, ulat sutera, belut, katak hijau, dan ternak lebah madu. Masing-masing hewan ternak tersebut dapat diambil manfaat dan hasilnya. Hewan-hewan ternak ini dapat dijadikan pilihan untuk diternakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai

2.PERIKANAN

Perikanan adalah kegiatan manusia yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati perairan. Sumberdaya hayati perairan tidak dibatasi secara tegas dan pada umumnya mencakup ikan, amfibi, dan berbagai avertebrata penghuni perairan dan wilayah yang berdekatan, serta lingkungannya. Di Indonesia, menurut UU RI No. 31/2004, sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 45/2009, kegiatan yang termasuk dalam perikanan dimulai dari praproduksi, produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran, yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan. Dengan demikian, perikanan dapat dianggap merupakan usaha agribisnis.

Umumnya, perikanan dimaksudkan untuk kepentingan penyediaan pangan bagi manusia. Selain itu, tujuan lain dari perikanan meliputi olahraga, rekreasi (pemancingan ikan), dan mungkin juga untuk tujuan membuat perhiasan atau mengambil minyak ikan. Usaha perikanan adalah semua usaha perorangan atau badan hukum untuk menangkap atau membudidayakan (usaha penetasan, pembibitan, pembesaran) ikan, termasuk kegiatan menyimpan, mendinginkan, pengeringan, atau mengawetkan ikan dengan tujuan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi bagi pelaku usaha (komersial/bisnis).

Definisi yang lebih luas diberikan oleh Lackey (2005) yang mengartikan perikanan sebagai suatu sistem yang terdiri dari tiga komponen yakni biota perairan, habitat biota, dan manusia sebagai pengguna sumber daya tersebut. Setiap komponen tersebut akan mempengaruhi performa perikanan. Lackey (2005) kemudian membagi perikanan ke dalam berbagai kelompok atau tipe berdasarkan beberapa sifat antara lain:

  1. Jenis lingkungan: contoh, perikanan air tawar, danau, laut, sungai, bendungan.
  2. Metode pemanenan: contoh, perikanan trawl, purse seine, dip net, dsb
  3. Jenis akses yang diizinkan: contoh, perikanan akses terbuka (open access), perikanan open access dengan regulasi, perikanan dengan akses terbatas.
  4. Concern organisme, contoh: perikanan salmon, udang, tuna, kepiting
  5. Berdasarkan tujuan penangkapan: perikanan komersial, sub-sisten, perikanan rekreasi
  6. Derajat kealaman dari hewan target: total dari alam, semi budi daya, atau total budi daya.

Adapun jenis-jenis hewan yang termasuk dalam perikanan antara lain : bandeng, kerapu (macan,bebek,tikus), kakap putih, belanak, bawal, mujair, nila, gurame, mas, udang, dsb.. Masing-masing hewan perikanan tersebut dapat diambil manfaat dan hasilnya. Ikan-ikan ini dapat dijadikan pilihan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Setelah kita mengenal peternakan & perikanan, selanjutnya akan kami jelaskan mengenai aplikaasi “Teknologi JimmyHantu-150” pada dua hal tersebut. Sebelumnya kita akan bedakan lagi sesuai dengan peternakan dan perikanan.

  • Peternakan

1.Herbivora

Herbivora adalah salah satu pengelompokan hewan menurut dengan jenis makananya. Hewan yang

termasuk dalam golongan herbivora adalah semua hewan yang makanan utamanya adalah rumput atau hasil tanaman termasuk batang, akar, daun, dan buah pada tanaman. Maka selain hewan yang memakan hasil tumbuhan tidak bisa dikatakan sebagai golongan hewan herbivora.

Sebagian besar hewan herbivora, mereka memiliki daging dengan rasa yang enak dan dapat dikonsumsi manusia. Maka tidak sedikit manusia yang menjadikan hewan herbivora ini sebagai hewan ternak atau hewan peliharaan. Karena memang, hewan ini memiliki banyak manfaat manusia, dan hewan ini tidak berbahaya bagi manusia.

Proses aplikasi “Teknologi JimmyHantu-150” kedalam hewan ternak herbivora sangat gampang/mudah, yaitu : Dosis 2 cc dicampur 1 liter air kocok hingga rata lalu semprotkan pada makanannya, diaplikasikan5 – 10hari sekali, untuk mempercantik kulit, melebatkan bulu, dan penyembuhan penyakit kulit semprotkan pada tubuhnya atau mandikan hewan dengan air campuran ZPT Ratu Biogen. Dosisnya 2 cc / 10 ltr air.

2.Carnivora

Herbivora adalah salah satu pengelompokan hewan menurut dengan jenis makananya. Hewan yang termasuk dalam golongan carnivora adalah semua hewan yang makanan utamanya adalah daging atau sesama makhluk hidup. Maka selain hewan yang memakan daging atau sesama makhluk hidup tidak bisa dikatakan sebagai golongan hewan carnivora.

Sebagian besar hewan carnivora, memiliki daging yang tidak enak dan sebagian besar hewan carnivora berstatus haram untuk dikonsumsi, maka dari itu manusia jarang memelihara hewan carnivora untuk dijadikan sebagai hewan konsumsi, hanya dijadikan untuk hewan peliharaan.

Proses aplikasi “Teknologi JimmyHantu-150” kedalam hewan ternak carnivora sangat gampang/mudah, yaitu : Dosis 2 cc dicampur 1 liter air kocok hingga rata lalu semprotkan pada makanannya, diaplikasikan 5 – 10 hari sekali, untuk mempercantik kulit, melebatkan bulu, dan penyembuhan penyakit kulit semprotkan pada tubuhnya atau mandikan hewan dengan air campuran ZPT RatuBiogen. Dosisnya 2 cc / 10 ltr air.

3.Omnivora

Kata Omnivora berasal dari bahasa latin yaitu Omne dan vorera yang berarti semuanya melahap, hal itu bisa di artikan bahwa omnivora adalah hewan atau binatang yang memakan segala, seperti tumbuhan dan daging-dagingan, ada banyak jenis hewan yang biasa kita jumpai yang termasuk kedalam jenis omnivora ini, bahkan mungkin hewan jenis ini di jadikan hewan peliharaan atau barangkali di jadikan hewan ternak, seperti : ayam, babi, bebek, angsa, burung, dll.

Hewan omnivora adalah hewan yang jenis makanannya berupa hewan dan tumbuhan. Hewan jenis ini sering pula disebut hewan pemakan segalanya. Ciri hewan omnivora adalah adanya gigi seri yang tajam dan gigi geraham yang rapat. Gigi seri yang tajam digunakan untuk memotong dan mengigit, sedangkan gigi geraham yang rapat digunakan untuk mengunyah makanan yang ia peroleh. Selain itu, hewan omnivora umumnya juga mempunyai sistem pencernaan yang lebih rumit. Hal ini dikarenakan jenis makanan yang dicerna olehnya memiliki sifat yang lebih beragam. Berikut ini adalah beberapa contoh hewan omnivora lengkap dengan gambar dan nama latinnya.

Proses aplikasi “Teknologi JimmyHantu-150” kedalam hewan ternak omnivora sangat gampang/mudah, yaitu : Dosis 2 cc dicampur 1 liter air kocokhingga rata lalu semprotkan pada makanannya, diaplikasikan 5 – 10hari sekali, Untuk mempercantik kulit, melebatkan bulu, danpenyembuhanpenyakitkulit semprotkan pada tubuhnya atau mandi kan hewan dengan air campuran ZPT RatuBiogen.Dosisnya 2 cc / 10 ltr air.

  • Perikanan

Dalam hal ini tidak perlu dibedakan antara carnivora, herbivora, ataupun omnivora. Karena proses pemberian dan aplikasinya sama pada semua jenis perikanan, dan karakteristik ikan jenis satu dan lainnya hampir sama. Proses aplikasi “Teknologi JimmyHantu-150” kedalam perikanan sangat gampang/mudah, yaitu : Dosis 2 cc dicampur 1 liter air kocok hingga rata lalu semprotkan pada makanannya, diaplikasikan 5 – 10 hari sekali, Aplikasi ke kolam ukuran 7 x 7 m. Ambil ZPT Ratu Biogen ¼ liter aduk dengan air dalam ember hingga rata kemudian tuangkan pada kolam. Ukuran kolam yg berbeda dosisnya menyesuaikan

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat, kunci kesuksesan adalah kerja keras, disiplin, terus berusha, dan diaplikasikan bersama “Teknologi JimmyHantu-150”. Setelah semua dijalankan kemudian liat hasilnya yang wajar menjadi tidak wajar.

About the Author