All for Joomla All for Webmasters

BUDIDAYA BUAH NAGA “HANTU”

Comment are off

Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan tips Budidaya Buah Naga “Hantu”. Sesuai namanya kita akan melakukan proses budidaya dengan HANTU : Hormon Tanaman Unggul yang berlabel “Teknologi JimmyHantu-150”.  Sebelum kita melangkah lebih jauh ada baiknya kita terlebih dulu berkenalan dengan Buah Naga, buah yang sangat populer di Indonesnia ini dan tahukah Anda bahwa buah naga mengandung banyak manfaat, kita simak ulasan berikut ini.

 

Buah Naga (pitaya) adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari negara Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, sekarang banyak juga yang membudidayakan buah ini di negara Asia termasuk Indonesia. Buah ini juga dapat ditemui di beberapa negara antara lain Jepang, Israel, Australia dan Tiongkok. Hylocereus hanya mekar pada  palam hari. Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan Cina buahnya dianggap membawa berkah kararna bentuknya yang menyerupai ekor dari hewan mitologi yang dipercayai oleh masyarakat daerah tersebut. Oleh sebab itu buah ini selalu diletakan di antara dua ekor patung naga di atas meja altar. Warna merah yang kontras dengan patung naga yang berwarna hijau. Dari sinilah  awal mula masyarakat Cina menamai  buah tersebut thang loy(buah naga). Kemudian oleh bangsa Eropa mengenal buah tersebut sebagai dragon fruit (buah naga).

 

Morfologi tanaman buah naga terdiri dari akar, batang, duri, bunga, dan buah. Akar buah naga hanyalah akar serabut yang berkembang dalam tanah pada batang atas sebagai akar gantung. Akar tumbuh di sepanjang batang pada bagian punggung sirip di sudut batang. Pada bagian duri, akan tumbuh bunga yang bentuknya mirip bunga Wijayakusuma. Bunga yang tidak rontok berkembang menjadi buah. Buah naga bentuknya bulat agak lonjong seukuran dengan buah avokad. Kulit buahnya berwarna merah menyala untuk jenis buah naga putih dan merah, berwarna merah gelap untuk buah naga hitam, dan berwarna kuning untuk buah naga kuning. Di sekujur kulit dipenuhi dengan jumbai-jumbai yang dianalogikan dengan sisik naga. Oleh sebab itu, buah ini disebut buah naga.Batangnya berbentuk segitiga, durinya sangat pendek dan tidak mencolok, sehingga sering dianggap “kaktus tak berduri”. Bunganya mekar pada awal senja jika kuncup bunga sudah berukuran sekitar 30 cm. Mahkota bunga bagian luar yang berwarna krem, mekar sekitar pukul sembilan malam, lalu disusul mahkota bagian dalam yang putih bersih, meliputi sejumlah benang sari yang berwarna kuning. Bunga seperti corong itu akhirnya terbuka penuh pada tengah malam, karena itu buah naga dikenal sebagai night blooming cereus. Saat mekar penuh, buah naga menyebar bau yang harum. Aroma ini untuk memikat kelelawar, agar menyerbuki bunga buah naga.

 

Buah naga merah sebagai salah satu buah yang memiliki banyak manfaat untuk membantu mengatasi dan membantu menyembuhkan berbagai penyakit. Mulai dari batang buah naga, daging buah naga, sampai dengan kulit buah naga juga memiliki banyak kandungan vitamin dan zat yang sangat bermanfaat. Dokter juga sangat merekomendasikan buah naga merah, sebagai buah konsumsi yang bisa di gunakan untuk terapi dalam penyembuhan suatu penyakit.

Berikut ini beberapa manfaat dari buah naga:

  • Buah naga merah membantu menyembuhkan penyakit kanker, kandungan vitamin kompleksnya, sudah direkomendasikan oleh dokter sebagai buah terapi penyembuhan kanker.
  • Mempercantik penampilan, dengan kandungan vitamin C nya yang tinggi, buah naga merah membantu menjaga kesehatan kulit, bahkan buah dan kulitnya juga bisa digunakan sebagai bahan lulur.
  • Karena rasa manis buah naga merah bukan berasal dari glukosa, maka buah naga merah juga bisa untuk membantu menyembuhkan penyakit diabetes.
  • Menjaga kesehatan dan stamina, dengan kandungan antioksidan dan vitaminnya.
  • Mencegah penyakit osteoporosis atau pengapuran tulang, karena buah naga merah mengandung banyak kalsium organik.
  • mengandung vitamin B3 yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dan untuk menyembuhkan penyakit batuk dan asma hingga dapat mengatasi tekanan darah tinggi.
  • Merawat kesehatan mata, karena betakaroten yang terkandung dalam buah naga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.
  • Menjaga kesehatan jantung, karena kandungan vitamin C
  • , B1, B2, dan B3 yang terkandung dalam buah naga dapat menjaga kesehatan jantung.

 

Setelah kita mengetahui penyebaran dan manfaat dari Buah Naga, selanjutnya kitamasuk ke tahap Budidaya Buah Naga “Hantu”. Pastikan Anda  menyimak dengan teliti, agar anda berhasil dan mendapatkan panen yang melimpah dari budidaya Buah Naga.

 

  1. Pengolahan Tanah

Fungsi atau manfaat pengolahan tanah adalah untuk mempersiapkan tanah agar sesuai dengan tipikal tanaman buah naga dan dapat memkasimalkan tanaman tumbuh dengan cepat dan berbuah lebat. Pengolahan tanah buah naga tidak perlu luas karena buah naga hanya memiliki maksimal diameter 30cm serabut akar, jadi anda hanya perlu menolah tanah maksimal diameter 100cm dari titik penanaman. Dalam hal ini yang perlu kita lakukan adalan penetralan Ph tanah dengan cara pengapuran pada tanah tersebut.

  1. Pemilihan Indukan/Bibit

Pilihlah induk yang baik dengan cara pemilihan induk dibawah 2 tahun untuk dijadikan bibit tanaman. Indukan yang berusia kurang dari 2 tahun masih dalam usia produktif, jadi sangat bagus jika diajadikan indukan/bibit.

  1. Bibit Yang Ditanam

Bibit yang siap ditanam adalah bibit yang sudah keluar tunasnya minimal 2. Ini berfungsi sebagai langkah memaksimalkan satu bibit akan tumbuh 2 tunas dan jika salah satu tunas mati petani tidak perlu mengganti dengan bibit yang baru karena masih ada 1 tunas yang tumbuh.

  1. Pemberian Kohe Kambing

Pemberian kohe ini berfungsi untuk memaksimalkan bunga dan buah pada tanaman buah naga. Pemberian kohe kambing dibuat berkala 3 bulan sekali agar bunga dan buah menjadi maksimal.

  1. Media Tanam

Media tanam yang digunakan berupa perpaduan tanah, pasir, dan pecahan genteng. Manfaat pecahan genteng antara lain : mengandung banyak nutrisi, dan substrat batu bata sebagai penyedia karbon alami (CO2) untuk fotosintesis tumbuhan.

⇒ Dosis dan frekuensi pemakaian ZPT Ratu Biogen dan NPK Jago Tani

  • Dosis Pemakaian 3 cc ZPT Ratu Biogen + 5 cc NPK Jago Tani, campur dengan 1 liter air. Frekuensi aplikasi per 7 hari sekali.
  • Dosis Pemakaian 5 cc ZPT Ratu Biogen + 10 cc NPK Jago Tani, campur dengan 1 liter air. Frekuensi Aplikasi per 15 hari sekali.
  • Dosis Pemakaian 10 cc ZPT Ratu Biogen + 20 NPK Jago Tani, campur dengan 1 liter air. Frekuensi Aplikasi per 30 hari sekali.

 

Catatan :

  • Semakin Sering Frekuensi Aplikasi, maka pertumbuhan dan pembuahan tanaman akan semakin cepat.
  • Untuk Lahan Gambut tidak memerlukan pemberian kohe kambing terlalu banyak karena tekstur tanah sudah gembur.

 

Demikian informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat. Apakah anda tertarik untuk budidaya Buah Naga?  Atau anda sudah membudidayakannya tetapi hasil panen tidak maksimal? Bergabunglah bersama kami Teknologi JimmyHantu-150 (jimmyhantu.com).

About the Author